Account: (login)

Are you the publisher? Claim this channel

Search in 126,111,937 RSS articles:

Channel Description:

Assalaamu'alaikum, Salam Sejahtera dan Salam Kenal.....

Latest Articles in this Channel:

  • 01/10/08--21:50: Pena Kecil Helvy Tiana Rosa (chan 2812837)
  • Pena Kecil Helvy Tiana Rosa adalah Blog pribadi Helvy Tiana Rosa, tempat Helvy berbicara mengenai apa saja dan mencurahkan perasaannya. Banyak pencerahan dan sangat

  • 01/10/08--22:07: Helvy Tiana Rosa, Lokomotif Penulis Muda Indonesia (chan 2812837)
  • HELVY TIANA ROSA, LOKOMOTIF PENULIS MUDA INDONESIA


    1. Pengarang Prolifik, Sarat Prestasi

    Helvy Tiana Rosa adalah sastrawan muda Indonesia berusia 37 tahun. Seusia itu ia telah menghasilkan tak kurang dari 600 cerpen, sekitar 40 buku berupa kumpulan cerpen, novel, cerita anak, drama, kritik sastra, kumpulan esai, kumpulan puisi, dan sejumlah antologi bersama. Cerpen-cerpennya pun telah diterjemahkan dalam beberapa bahasa antara lain Inggris, Jerman, Perancis, Arab, Jepang dan Swedia. Sejak karir kepenulisannya tahun 1990, Helvy telah memenangkan sedikitnya 20 kejuaraan tingkat nasional, di antaranya sebuah lomba esai yang memberinya hadiah 100 juta rupiah.

    Buku pertama Helvy, sebuah kumpulan cerpen remaja: Ketika Mas Gagah Pergi (Pustaka Annida, 1997), terjual habis 5000 eksemplar hanya dalam waktu seminggu setelah diterbitkan, terus mengalami cetak ulang hingga sekarang. Cerpennya “Jaring-Jaring Merah” menjadi salah satu cerpen terbaik Majalah Sastra Horison dalam satu dekade (1990-200...

    Profil sastrawan Helvy Tiana Rosa di


    Puisi dan foto ini dikutip dari http://masfaiz.multiply.com

    -----------------------------------
    PEREMPUAN BERSELENDANG BINTANG


    bagaimana aku bisa mendefinisikanmu
    pada hari yang terus berlari

    kucoba memadatkanmu dalam kata-kata indah
    yang berserak di cakrawala
    tapi tak pernah bisa
    meski itu hanya tentang sepotong mata teduh,
    senyum yang berayun,
    atau sejejak dari berjuta langkahmu

    lalu kupintal puisi-puisi kesturi
    yang setia kau tumbuhkan dari sanubari
    menjelma karpet merah
    dengan limpahan mawar merekah
    yang tak akan pernah selesai kau lintasi
    di sepanjang jalan hidupmu, bunda

    : hari ini kuberikan sebuah award
    seumur hidup untukmu
    kau tahu aku tak memejamkan mata sekian lama
    untuk menjaring permata-permata langit itu
    menyusunnya di atas selendang berwarna salju
    membentuk namamu dengan tinta yang paling emas

    kuselempangkan padamu
    diiringi nada-nada vivaldi

    penghargaan bunda teladan tahun ini
    dan hingga tak terhingga tahun
    atas cinta yang tak pernah berhenti
    dari nadi
    dan ketabahan menumbuhkan matahari
    untuk semua ya...

    Tulisan ini dibuat oleh Mbak Asty (http://mombilly.multiply.com), tahun 2005.


    Surat buat Mbak Helvy

     

     

    Helvy Tiana Rosa, selama ini saya hanya mengenal nama mbak lewat tulisan atau artikel di koran, majalah yg saya baca. Saya hanya tahu bahwa mbak seorang penulis muda dengan karyanya yang bernuansa islami. Tetapi saya yang suka sekali membaca tidak punya satu pun buku karya mbak Helvy. Hingga pada awal tahun 2004 saya mendapatkan e-mail dari seorang teman, tulisan dari mbak helvy yang berjudul ‘Doa yang selalu dikabulkan’ isinya tentang seorang wanita yang terlahir dengan cacat kaki bernama Mimin. Sejak kecil Mimin berdoa agar saat orang lain melihat dia, tak ada yang diingat dan disebutnya kecuali Allah,. Doa itu dikabulkan. Dengan segala keterbatasannya akhirnya Mimin bisa menamatkan kuliah, menikah dengan lelaki normal dan mempunyai anak yang sehat. Selama itu pulalah banyak orang yang menyebut nama Allah, sambil memuji kebesaran Allah.

     

    Tulisan mbak Helvy itulah yan...


    Kisah ini ditulis Arlen Ara Guci dan dimuat di buku Matahari Tak Pernah Sendiri (Kisah Seru Aktivis FLP, terbtan LPPH 2004)

    ------------------------------------------
    MASIH ADA CINTA DI JAKARTA

    Tiga tahun lalu.
    Malam itu malam ke-17 Ramadhan. Batas akhir, saya di Jakarta. Entah dari mana  datangnya kekuatan itu, saya harus pulang ke Padang malam itu juga.
    Tak mungkin saya berlama-lama di Jakarta. Saya tak punya satu pun saudara atau sepersen pun uang. Kemarin saya menumpang menginap semalam di rumah teman yang kenal secara tak sengaja di dalam bus.

    Seketika, saya pergi ke wartel untuk menelponnya.

    “Assalamualaikum! Bisa bicara dengan Mbak Helvy?”

    “Walaikum salam! Ya….saya sendiri!”

    Entah bagaimana aliran darah saya melaju. Entah macam mana detak jantung saya berdetak lebih pacu.

    “Saya Arlen, Mbak. Saya pembaca Annida. Saya mau pulang ke Padang…,tapi kurang uang!” Saya  tergagap. Bahkan orang ini belum mengenal saya. Bagaimana saya bisa menyampaikan hal seperti itu padanya?

    “Kapan kam...

    Kisah ini ditulis oleh Jazimah al Muhyi tahun 2004
    ------------------------------------------------------

    KETIKA KAU SEBUT NAMAKU

    Engkau mungkin telah lupa pernah mengeluarkan deret kata-kata yang membuatku begitu bahagia. Engkau mungkin tidak ingat lagi bahwa seorang Jazimah ini menjadi lebih terlecut semangat mendengarmu menghargai usaha yang kulakukan. Semangat muka tembok karena tetap menulis meski terus-terusan ditolak media. Meski puluhan karyaku telah banyak berpindah dari meja redaksimu ke tangan si tukang sayur. Begitulah kau telah mengakui semua itu apa adanya.

    Engkau mungkin tak pernah mengingat-ingat, saat kau sebut namaku, kau minta aku untuk acungkan jariku, lalu sekitar seratus orang di ruangan tempat diskusi kepenulisan itu hampir serentak melihat ke arahku. Kau jadikan aku sebagai teladan bagi mereka. Padahal, belum banyak yang bisa kulakukan di dunia tulis-menulis. Kau sebut namaku dengan nada bangga, seolah aku adalah orang yang sangat istimewa. Dan itu hanya karena aku...

    Dikutip dari http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=268663&kat_id=253



    PENGEN NULIS? PEDE AJA!


    Para penulis belia ini menyarankan agar banyak membaca, tak takut untuk menulis, jangan menunda apa yang ingin ditulis.

    Awalnya dari jalan-jalan ke sebuah taman bacaan di dekat lorong jalan tol Penjaringan, Jakarta. Rumah Baca, nama taman bacaan tersebut. Dua anak kecil bernama Abdurahman Faiz (Faiz) dan Maria Putri Salsabila (Caca) begitu senang melihat anak-anak kecil seumuran mereka gemar membaca di tempat itu.

    Faiz dan Caca memang bukan tanpa sengaja ke tempat itu. Rumah Baca memang menjadi sasaran kedua penulis cilik ini untuk menyumbangkan buku-buku milik mereka.

    Melihat anak-anak di sana sudah hampir membaca semua koleksi buku yang ada, Faiz dan Caca pun ingin menyumbang lagi untuk menambah koleksi buku yang ada di Rumah Baca.

    Mulanya memang sesederhana itu yang ada dalam pikiran Faiz dan Caca. Tapi ...

    Akhir Januari lalu, dalam rangka HUT Tabloid WI ke 19, mereka memilih 19 Wanita Indonesia Inspiratif, salah satunya Helvy Tiana

    Workshop: Menulis itu Mudah. Panitia PPI

    Sidang Majelis Sastra Asia

    Bagi pembaca Helvy yang ingin memperdalam ilmu dalam penulisan cerpen.... Nah ini dia saatnya kalian mengerjar event yang satu ini.. Wokshop Penulisan Cerpen Jakarta International Literary festival (JILFest) 2008 mulai jam 14.00-17.00 yang jadi pembicaranya mba Helvy lho......^_^ ditunggu

    Bengkel Sastra UNJ menggelar Solidaritas Sastra untuk Palestina, bersama: Danarto, Leon Agusta, Astri Ivo, Helvy Tiana Rosa, Asep Samboja, Asma Nadia, Izzatul Jannah, Zen Hae, Kurnia Efendi, Wowok Hesti Prabowo, Tasaro, Bambang Widiatmoko, Nasyid The Message, Teater Zat, Teater Air-Rawamangun, dll. Acara gratis disertai penggalangan



    Dalam rangka milad Helvy Tiana Rosa ke 40, Klub Pembaca HTR menyelenggarakan

    LOMBA MENULIS ESEI TENTANG HELVY TIANA ROSA

    Tema: "Helvy Tiana Rosa, Karya dan Dunianya"

    Ketentuan:

    1. Lomba terbuka bagi umum
    2. Panjang naskah bebas.
    3. Naskah belum pernah dipublikasikan sebelumnya dlm bentuk apapun.
    4. Tulisan bisa berisi tentang pengalaman membaca karya HTR, pandangan dan kritik terhadap karya-karya HTR, pengaruh (karya) HTR terhadap penulis dan masyarakat, kenangan yang berkesan bersama HTR, inspirasi yang didapat dari sosok dan karya HTR, dan sebagainya.
    5. Naskah dikirim paling lambat 15 April 2010, ke: helvytiana@yahoo.com dan lebih disukai diposting pula di sini (fan page HTR di FB rentang Maret-April (boleh dilengkapi foto/ gambar/ dokumen yg relevan).
    6. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.

    Pemenang:
    Pemenang akan diumumkan 30 April 2010.
    Dewan Juri akan memilih Juara I-3 serta 10 pemenang hiburan.

    Hadiah:
    Juara I: Rp. 2.000.000, piagam, paket...